• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Sungai Padang Meluap, Ratusan Rumah Warga Tebing Tinggi Terendam Banjir

    20 Desember 2022, Desember 20, 2022 WIB Last Updated 2022-12-20T16:36:17Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETROM.ID | TEBING TINGGI - Kota Tebing Tinggi kembali dilanda banjir karena meluapnyya sungai Padang yang membelah inti kota sejak, Selasa (20/12/2022) dini hari. Akibatnya sekitar Dua ribu jiwa warga Kota Tebing Tinggi terdampak banjir tersebut.


    "Untuk jumlah yang terdampak baik Kepala keluarga maupun jiwa sedang didata secara pasti. Tetapi sesuai laporan BPBD tadi pagi sudah mencapai dua ribu jiwa," ujar Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi, Muhammad Dimiyathi saat meninjau langsung kondisi banjir di kota itu.


    Menurut Pj Wali Kota, musibah banjir hari ini merupakan yang kedua kalinya terjadi dalam seminggu terakhir ini. "Yang hari Kamis kemarin kita mengalami banjir, dan hari ini kita mengalami banjir kembali dan lebih tinggi dari kemarin," katanya.


    Kondisi hari ini air sungai Padang sudah mulai surut, dan informasi dari Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai air juga sudah mulai surut. "Alhamdulillah kondisi air sungai Padang mulai surut. Hal ini juga diketahui didaerah Kecamatan Padang Hulu Tebing Tinggi juga surut," sebutnya.


    Dijelaskan Dimiyathi, banjir ini disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi di Kota Tebing Tinggi dalam dua bulan terakhir, begitu juga didaerah hulu di pengunungan Kabupaten Simalungun. Jadi memang ini banjir kiriman dari hulu.


    "Upaya-upaya kita ya tetap masih evakuasi warga, kemudian mendirikan dapur umum untuk kebutuhan pangan bagi warga terdampak, dan juga membuat pos-pos kesehatan didaerah-daerah yang terdampak banjir," katanya.


    Terkait perekonomian di Kota Tebing Tinggi, Dimiyathi menjelaskan, sementara kondisi perekonomian masih berjalan seperti biasa, walaupun ada pengalihan-pengalihan lapak seperti di Pasar Inpres, para pedagang beralih ke bahu jalan karena Pasar Inpres tergenang banjir, namun perekonomian tetap berjalan.


    Kemudian arus lalulintas jalur lintas Sumatera karena kondisinya sudah mulai padat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), sampai saat ini belum terdampak yang berarti. Hanya terjadi perlambatan akibat banjir, persis didepan Rumah Sakit Sri Pamela Jalan Sudirman inti kota.


    "Jadi kita berharap banjir segera surut, aktivitas ekonomi bisa tetap berjalan, dan jalur lintas Sumatera sebagai jalur arus mudik Nataru tetap berjalan dengan lancar," sebutnya.


    "Memang kondisi sedang banjir, tadi kita sudah meninjau warga yang terdampak. Kita menghimbau kalau kondisi banjir sudah memang tidak memungkinkan segeralah mengungsi ke pos-pos yang sudah disiapkan atau ketempat keluarga yang tidak terdampak," harap Dimiyathi.- (Gih)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama