POSMETRO.ID | BANYUASIN
— Maraknya pemberitaan dan keresahan publik terkait kondisi Jalan Lintas Timur Palembang–Betung yang bergelombang dan rawan kecelakaan, mendorong Komisi III DPRD Kabupaten Banyuasin mengambil langkah cepat dengan melakukan koordinasi bersama Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, pada Sabtu (21/9/2025).
Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab DPRD terhadap keselamatan masyarakat yang kerap melintasi jalur vital tersebut. Ruas jalan nasional itu menjadi urat nadi perekonomian Sumatera Selatan, namun kini kondisinya memprihatinkan dan menimbulkan kekhawatiran publik. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah kecelakaan dilaporkan terjadi hingga menelan korban jiwa.
“Kami tidak bisa tinggal diam melihat kondisi ini. Jalan Lintas Timur adalah jalur strategis nasional, dan keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” tegas salah satu anggota Komisi III DPRD Banyuasin.
Menurutnya, koordinasi dengan BBPJN difokuskan pada percepatan perbaikan titik-titik jalan rusak, penanganan darurat di lokasi rawan kecelakaan, serta dorongan penyelesaian pembangunan Tol Palembang–Betung yang masih terhambat persoalan lahan.
“Kami ingin memastikan bahwa aspirasi masyarakat Banyuasin benar-benar sampai ke pemerintah pusat. Isu keselamatan publik tidak boleh diabaikan, dan kami akan terus mengawal proses ini hingga ada tindakan nyata,” tambahnya.
DPRD Banyuasin menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan yang layak dan aman bagi seluruh masyarakat.
“DPRD hadir bukan hanya sebagai wakil rakyat di daerah, tetapi juga sebagai jembatan aspirasi yang memperjuangkan kepentingan masyarakat agar setiap langkah pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan mendesak rakyat,” pungkasnya.
Editor;Arie
