POSMETRO.ID | MUARA ENIM – Detik-detik mencekam terjadi di Dusun IV Desa Sukamenang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Sebuah mess karyawan milik PT Dua Sepakat dilalap si jago merah.
Di tengah kobaran api yang kian membesar, seorang penghuni mess bernama Hutapea, yang sedang dalam kondisi sakit, nyaris menjadi korban terkurung di dalam bangunan.
Saat kejadian, istri Hutapea diketahui sedang pergi ke pasar. Sementara Hutapea yang terbaring lemah di dalam kamar tak mampu menyelamatkan diri ketika api mulai melahap bagian dapur mess tiga pintu tersebut.
Api diduga berasal dari korsleting listrik di ruang dapur yang ditempati Hutapea. Sebelumnya, tetangga sempat mencium bau hangus dan melihat kepulan asap tipis. Namun mereka mengira asap tersebut berasal dari pembakaran sampah.
Kecurigaan muncul ketika asap semakin tebal dan menyelimuti sekitar mess. Warga pun berhamburan keluar rumah untuk memastikan sumber asap. Betapa terkejutnya mereka saat melihat api sudah membesar di dapur mess dan mulai menjalar cepat ke bagian bangunan lainnya.
Dalam situasi panik itu, seorang tetangga bernama Purba mengetahui bahwa Hutapea masih berada di dalam rumah. Tanpa pikir panjang, Purba langsung menerobos masuk dan mendobrak pintu untuk menyelamatkan korban.
Aksi nekat tersebut berhasil mengeluarkan Hutapea dari dalam bangunan yang mulai dipenuhi asap pekat. Meski berhasil diselamatkan, Hutapea mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, warga sekitar berupaya melakukan pertolongan pertama dengan peralatan seadanya sembari menghubungi Unit Pemadam Kebakaran dari Kantor Camat Gelumbang.
Tak lama berselang, satu unit Damkar tiba di lokasi dan berjibaku memadamkan kobaran api. Api akhirnya berhasil dikendalikan kurang dari dua jam.
Pihak berwenang menyatakan penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik, namun kepastian lebih lanjut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Peristiwa ini sempat membuat warga sekitar trauma dan panik. Beruntung, aksi cepat dan keberanian tetangga menyelamatkan satu nyawa dari ancaman maut di balik kobaran api.
