• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Diduga Akibat Limbah Pabrik Kelapa Sawit/Brondolan Air Sungai Menjadi Tercemar

    12 Februari 2026, Februari 12, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T18:21:17Z
    Masukkan scrip iklan disini



    POSMETRO.ID | MUBA - Keberadaan PT. Samudera Kencana Mas (SKM) yang bergerak di bidang pabrik kelapa sawit/brondolan yang baru saja beroperasi sangat merugikan dan mengganggu masyarakat yang terdampak


    Pabrik kelapa sawit/brondolan ini beralamat di jalan Palembang - Jambi Dusun 2 Sukamaju Desa Rimba Rakit, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu 11/02/26


    Mar, warga rimba rakit mengatakan pada awak media terkait pabrik kelapa sawit/brondolan ini sangat mengganggu kenyamanan kehidupan kami sehari-hari apalagi rumah kami berada di bantaran Sungai Rimba Rakit kami menggunakan air sungai itu untuk mandi, mencuci dan lain sebagainya. 


    Dengan adanya pabrik kelapa sawit/brondolan ini yang di duga membuang limbah dari pabrik itu ke sungai jadi air sungai yang kami gunakan setiap hari berbauk dan keruh serta berminyak sehingga air sungai itu tidak bisa di gunakan lagi, jelas mar. 


    Setau saya pabrik kelapa sawit/brondolan itu di dirikan tidak ada pihak perusahaan pabrik itu meminta izin pada masyarakat untuk mendirikan pabrik kelapa sawit/brondolan di Desa Rimba Rakit, jelas Ayat


    Iw mengatakan, mendirikan sebuah perusahaan yg terdampak ke masyarakat, perusahaan itu harus buat laporan atau izin AMDAL ke pemerintahan terkait, salah satu persyaratan untuk buat izin itu harus ada tanda tangan dari masyarakat terutama yg terdekat atau terdampak


    Masih kata Iw, seharusnya pabrik kelapa sawit itu dibangun jauh dari perkampungan ataupun pemukiman warga karna bauk dari limbah produksi itu sangat berdampak pada kesehatan. 


    Jadi saya mengharapkan pihak Perusahaan harus bertanggung jawab atas kelalaian Perusahaan sehingga sampai merugikan dan mengganggu masyarakat. 



    Syp



    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama