POSMETRO.ID – Dari luar terlihat megah dan glamor. Restoran mewah, kolam renang bertingkat, wahana permainan, teater, hingga pusat perbelanjaan—semuanya ada di atas satu kapal. Namun di balik kemewahan itu, ada biaya operasional yang fantastis setiap harinya.
Salah satu contoh kapal besar milik Carnival Cruise Line seperti Mardi Gras mampu membawa lebih dari 6.000 penumpang dengan sekitar 1.700 kru. Kapal ini ibarat “kota kecil” yang terapung di tengah lautan.
Lalu berapa biaya yang harus dikeluarkan setiap hari?
Kapal pesiar ukuran besar bisa menghabiskan 120–200 ton bahan bakar per hari. Jika dirata-ratakan ke harga global saat ini, biaya bahan bakar saja diperkirakan mencapai sekitar: Rp 1,4 miliar – Rp 2,4 miliar per hari
Gaji 1.700 Kru
Ribuan kru bekerja 24 jam penuh, mulai dari kapten, teknisi mesin, koki, hingga petugas kebersihan dan hiburan. Total biaya gaji diperkirakan sekitar Rp 1,2 miliar – Rp 1,9 miliar per hari
Logistik & Konsumsi
Menyediakan makanan dan minuman premium untuk ribuan penumpang bukan perkara kecil. Termasuk bahan makanan impor, seafood segar, hingga layanan katering nonstop. Biaya konsumsi dan logistik diperkirakan Rp 800 juta – Rp 1,6 miliar per hari
Biaya Pelabuhan, Perawatan & Asuransi
Setiap sandar di pelabuhan dikenakan biaya, belum lagi perawatan mesin, pajak, dan asuransi kapal. Estimasi harian sekitar Rp 1 miliar – Rp 1,6 miliar
Total Operasional Per Hari?
Jika dijumlahkan, kapal pesiar raksasa bisa menghabiskan sekitar: Rp 4,5 miliar hingga Rp 8 miliar per hari. Angka yang luar biasa besar.
Namun bisnis ini tetap menguntungkan. Dengan ribuan penumpang yang membayar tiket puluhan juta rupiah per orang untuk satu perjalanan, ditambah pemasukan dari kasino, minuman premium, spa, hingga paket wisata darat, satu pelayaran 7 hari bisa menghasilkan ratusan miliar rupiah.
Kapal pesiar bukan sekadar transportasi laut. Ia adalah industri berjalan—hotel terapung yang setiap harinya menggerakkan uang miliaran rupiah di tengah samudra
