POSMETRO.ID, OGAN ILIR – Peristiwa berdarah terjadi di simpang empat Desa Kayu Ara, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Minggu (14/02/2026) sekitar pukul 13.54 WIB. Insiden penganiayaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka tusuk serius.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, personel Polsek Muara Kuang menerima laporan warga terkait adanya perkelahian yang berujung maut di lokasi kejadian. Saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Korban meninggal dunia diketahui bernama M. Kilap Bin Effendi (40), warga Talang Beliung, Kecamatan Belida Darat, Kabupaten Muara Enim. Sementara dua korban lainnya yakni M. Dawi (60), warga Desa Kayu Ara, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, mengalami luka tusuk di bagian dada dan kini dalam kondisi kritis di RS Fadillah Kota Prabumulih.
Satu korban lainnya, Regen (17), seorang pelajar asal Desa Kayu Ara, juga mengalami luka tusuk di bagian tangan dan turut dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Bagus Suryo Wibowo yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Rambang Kuang, Iptu Rangga, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa penanganan kasus kini telah diambil alih oleh Polres Ogan Ilir.
“Kasusnya sudah ditangani Polres Ogan Ilir,” ujarnya singkat.
Terkait motif, Kapolsek mengaku hingga saat ini belum dapat dipastikan. Pasalnya, korban yang selamat masih dalam kondisi kritis dan belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut.
Namun berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi di lokasi, sebelum kejadian para korban sempat terlibat cekcok dan adu mulut. Situasi memanas hingga berujung duel yang disebut saksi berlangsung tidak seimbang.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap secara terang penyebab dan kronologi pasti peristiwa tragis tersebut. Petugas juga telah mengamankan TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memperjelas rangkaian kejadian.
*Jun M
