POSMETRO.ID | LAHAT – Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menghadiri langsung Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun Anggaran 2027 tingkat kecamatan yang digelar di Kantor Camat Lahat Selatan, Kamis (26/2/2026).
Musrenbang tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah, dengan fokus pada penurunan angka kemiskinan dan penguatan daya saing melalui pengembangan ekonomi lokal yang inklusif. Selain itu, pembahasan juga mencakup peningkatan kualitas layanan dasar, pembangunan infrastruktur yang tangguh, serta tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Widia Ningsih menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk hadir langsung dalam setiap Musrenbang di daerah pemilihan (Dapil).
“Kami dan Bapak Bupati berkomitmen, setiap Musrenbang di Dapil harus dihadiri oleh salah satu dari kami. Jika tidak memungkinkan, maka jadwalnya akan dipending. Karena kami ingin mendengarkan langsung program, usulan, saran, dan masukan dari kepala desa maupun masyarakat,” tegasnya.
Pada forum tersebut, Wabup menekankan bahwa akselerasi penurunan kemiskinan menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, Kabupaten Lahat memiliki potensi sumber daya alam yang besar, mulai dari sektor pertambangan, pertanian hingga perkebunan. Namun, potensi tersebut harus diimbangi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
“Fokus kami adalah penurunan kemiskinan melalui penguatan SDM. Lahat kaya akan sumber daya alam, tetapi harus ditopang dengan SDM yang unggul agar daya saing meningkat,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Pemkab Lahat menggulirkan sejumlah program, di antaranya pemberian beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, revitalisasi sekolah SD dan SMP, baik negeri maupun swasta yang kondisinya memprihatinkan, serta bantuan sosial berbasis pemberdayaan ekonomi.
“Kami memberikan beasiswa penuh bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu, khususnya yang berada pada desil 1 sampai 5 dan memiliki prestasi. Pendidikan menjadi kunci agar pola pikir dan masa depan mereka lebih baik,” ujar Widia.
Selain itu, terdapat program bantuan Usaha Peningkatan Ekonomi Keluarga (UPEK) yang ditujukan bagi masyarakat yang memiliki usaha, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi rumah tangga.
Dalam Musrenbang tersebut, para kepala desa dan perwakilan masyarakat diberikan kesempatan menyampaikan berbagai usulan dan aspirasi. Seluruh masukan yang dihimpun akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan prioritas pembangunan Kabupaten Lahat tahun 2027, dengan harapan mampu menjawab persoalan riil di tingkat kecamatan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa.
