POSMETRO.ID | PALEMBANG - Langkah Mayjen TNI Ujang Darwis menapaki satu per satu bangunan di kompleks Resimen Induk Kodam (Rindam) II/Sriwijaya, Jumat, 13 Maret 2026, bukan sekadar kunjungan rutin. Panglima Komando Daerah Militer II/Sriwijaya itu ingin memastikan pembangunan pangkalan militer di lingkungan pendidikan prajurit tersebut berjalan sesuai rencana—dan tidak melenceng dari standar kualitas yang ditetapkan.
Didampingi Komandan Rindam II/Sriwijaya Brigjen TNI Lalu Habibburahim Wiradarma, Ujang memeriksa langsung sejumlah fasilitas yang tengah dibangun maupun direnovasi. Peninjauan ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung terhadap proyek infrastruktur militer yang menjadi tulang punggung pendidikan prajurit di wilayah Kodam II/Sriwijaya.
Fokus utama kunjungan tertuju pada barak dan ruang kelas Sekolah Calon Tamtama (Secata). Di sinilah para calon prajurit ditempa—beristirahat sekaligus menyerap dasar-dasar ilmu kemiliteran selama masa pendidikan. Ujang menelusuri detail pembangunan, memastikan fasilitas tersebut benar-benar layak menjadi tempat pembentukan generasi baru prajurit TNI Angkatan Darat.
Rombongan kemudian bergerak menuju barak Depo Pendidikan Kejuruan, tempat para prajurit mengasah keterampilan teknis sesuai bidang spesialisasi masing-masing. Menurut Pangdam, kenyamanan hunian menjadi faktor penting bagi prajurit yang tengah menjalani pendidikan lanjutan. Lingkungan yang layak, ia menegaskan, akan membantu mereka lebih fokus mengembangkan kemampuan profesional.
Fasilitas penunjang kesejahteraan juga tak luput dari perhatian. Ujang meninjau pembangunan ruang makan modern yang dirancang untuk meningkatkan standar kebersihan dan kenyamanan. Konsep baru ini diharapkan mampu menghadirkan ruang makan yang lebih higienis sekaligus mendukung kebersamaan prajurit dalam aktivitas sehari-hari.
Kunjungan ditutup dengan pengecekan Lapangan Halang Rintang (HR)—arena latihan fisik yang menjadi salah satu simbol pembentukan mental dan ketangguhan prajurit. Fasilitas ini sedang diperbarui agar lebih aman sekaligus efektif digunakan dalam latihan ketangkasan.
Bagi jajaran Kodam II/Sriwijaya, pembangunan dan renovasi fasilitas pendidikan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur. Lebih dari itu, upaya ini diarahkan untuk memperkuat fungsi Rindam sebagai kawah candradimuka pembentukan prajurit TNI Angkatan Darat—yang kelak diharapkan tampil tangguh, profesional, dan siap mengabdi bagi kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
