• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Panen Perdana Bawang di Lahat Sukses, Pemkab Siapkan Ekspansi dan Pasar

    09 April 2026, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T08:12:57Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID, LAHAT – Pemerintah Kabupaten Lahat mulai menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan komoditas hortikultura unggulan. Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP), panen perdana bawang merah varietas Brebes berhasil dilakukan.

    Panen tersebut berlangsung di kebun binaan Dinas TPHP di Desa Tunggul Bute, Kecamatan Kota Agung, dan menjadi langkah awal pengembangan bawang merah di wilayah tersebut.

    Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, yang turut hadir dalam kegiatan itu menilai hasil panen cukup menjanjikan.

    Menurutnya, bawang merah varietas Brebes yang ditanam di Lahat memiliki keunggulan tersendiri dibanding daerah asalnya.

    Meski ukuran umbinya relatif lebih kecil dibandingkan bawang dari daerah lain seperti Kerinci, aroma yang dihasilkan justru lebih kuat.

    Aroma yang khas tersebut diyakini menjadi nilai tambah yang mampu mendongkrak harga jual di pasaran.

    “Ini membuktikan Lahat tidak hanya mampu menanam, tetapi juga menghasilkan bawang merah dengan kualitas yang bersaing,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

    Namun di balik keberhasilan panen, Pemkab Lahat mulai mengantisipasi tantangan baru, khususnya pada aspek pemasaran hasil produksi.

    Produksi yang melimpah dikhawatirkan justru menjadi persoalan jika tidak diimbangi dengan sistem distribusi yang kuat.

    Karena itu, pemerintah daerah mendorong dinas terkait untuk segera membuka akses pasar baru, termasuk menjajaki kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    “Potensi ekonominya besar. Jangan sampai hasil panen tidak terserap pasar. Hilirnya harus disiapkan, bukan hanya hulunya,” tegasnya.

    Ke depan, pengembangan bawang merah Brebes tidak hanya difokuskan di Desa Tunggul Bute, tetapi juga akan diperluas ke wilayah lain seperti Jarai dan Tanjung Sakti.

    Dinas TPHP diminta segera melakukan pemetaan lahan sekaligus menyiapkan dukungan bibit bagi petani yang siap mengembangkan komoditas tersebut.

    Widia juga menilai peluang usaha bawang merah cukup menjanjikan, mengingat harga jualnya bisa mencapai Rp50 ribu per kilogram.

    Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Lahat, Ferry Wisnu, menyebutkan bahwa hasil uji coba budidaya di lahan seluas satu hektare mampu menghasilkan 9 hingga 11 ton bawang merah.

    Menurutnya, panen perdana ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh, mulai dari proses tanam hingga panen, sekaligus dasar pengembangan ke depan.

    “Ke depan, bibit bawang merah Brebes ini akan kami sertifikatkan agar menjadi bibit unggul asli Lahat,” pungkasnya.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama