• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    PKK Tebing Tinggi Unjuk Gigi, Lima Kategori Jadi Sorotan Supervisi

    09 April 2026, April 09, 2026 WIB Last Updated 2026-04-10T08:05:43Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID, TEBINGTINGGI – Suasana Gedung Hj. Sawiyah di Jalan Sutomo, Rabu (8/4/2026), tampak berbeda dari biasanya. Kehadiran Tim Supervisi TP PKK Provinsi Sumatera Utara memberi warna tersendiri dalam agenda penilaian pelaksanaan terbaik Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026.

    Kegiatan ini bukan sekadar kunjungan formal. Ada proses evaluasi yang menjadi sorotan utama, terutama terkait pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di Kota Tebing Tinggi.

    Ketua TP PKK Kota Tebing Tinggi, Ny. Susmira Iman Irdian Saragih, menyambut langsung kedatangan tim provinsi tersebut. Ia tampak didampingi jajaran pengurus PKK dan perwakilan kader dari berbagai kecamatan.

    Dalam kesempatan itu, Ny. Susmira menegaskan pentingnya supervisi sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh. Menurutnya, kegiatan ini menjadi cermin sejauh mana program PKK berjalan efektif.

    Ia menilai, penilaian seperti ini tidak boleh dipandang sebagai ajang seremonial belaka. Justru, inilah momen untuk melihat realitas di lapangan secara objektif.


    “Supervisi ini bukan hanya soal lomba, tapi bagaimana kita memperbaiki diri ke depan,” ujarnya.

    Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan program PKK harus diukur dari dampaknya bagi masyarakat. Bukan hanya laporan di atas kertas, tetapi hasil nyata di lapangan.

    Karena itu, ia meminta seluruh kader untuk menyajikan data yang objektif dan transparan. Kejujuran dalam pelaporan dinilai sangat penting dalam proses evaluasi.

    Menurutnya, data yang tidak sesuai fakta justru akan merugikan program itu sendiri. Sebab, perbaikan tidak akan tepat sasaran jika dasar datanya keliru.

    “Kita ingin tahu kekurangan kita di mana, supaya bisa diperbaiki,” tegasnya.

    Ia juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus menjaga semangat kebersamaan. Sinergi antar kader menjadi kunci dalam menjalankan program secara berkelanjutan.

    Dalam penilaian tahun ini, terdapat lima kategori utama yang menjadi fokus supervisi. Masing-masing kategori memiliki indikator penilaian yang cukup ketat.

    Kelima kategori tersebut meliputi Tertib Administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, Aku Hatinya PKK, serta IVA Test.

    Kota Tebing Tinggi sendiri menurunkan perwakilan terbaik di setiap kategori. Hal ini menjadi bukti kesiapan daerah dalam menghadapi penilaian dari tim provinsi.

    Kelurahan Bandarsono dari Kecamatan Padang Hulu dipercaya mewakili kategori Tertib Administrasi. Sementara Kelurahan Durian dari Kecamatan Bajenis tampil pada kategori PAAR.

    Untuk kategori UP2K PKK, diwakili oleh Kelurahan Pasar Gambir dari Kecamatan Tebing Tinggi Kota. Sedangkan Kelurahan Rantau Laban dari Kecamatan Rambutan mewakili kategori Aku Hatinya PKK.

    Adapun untuk kategori IVA Test, Kecamatan Padang Hilir menjadi perwakilan yang diandalkan. Seluruh peserta telah dipersiapkan dengan berbagai inovasi dan capaian program.

    Kehadiran Tim Supervisi Provinsi Sumatera Utara diharapkan tidak hanya memberikan penilaian. Lebih dari itu, tim juga diharapkan memberikan masukan dan pembinaan.

    Dengan adanya supervisi ini, para kader PKK diharapkan semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas kerja. Terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

    Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran bersama antar daerah. Pengalaman dan praktik baik dapat saling dibagikan.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, di antaranya Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Zahidin, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Marimbun Marpaung, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Muhammad Syah Irwan. -(AJ)

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama