POSMETRO.ID | PRABUMULIH — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Prabumulih sukses menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI, Selasa, 5 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Fave Hotel Prabumulih itu berjalan lancar dengan dinamika demokrasi yang kental.
Dalam forum tersebut, Evi Susanty SE terpilih sebagai anggota tim formatur mewakili pengurus harian DPC PPP Kota Prabumulih. Ia didampingi dua perwakilan pengurus anak cabang (PAC), yakni Darlison dan Sumiarna.
Terpilihnya Evi Susanty sebagai formatur dinilai membuka peluang besar baginya untuk menduduki posisi Ketua DPC PPP Kota Prabumulih periode mendatang.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Selatan, Ahmad Palo, menyampaikan bahwa secara tradisi di tubuh PPP, anggota tim formatur kerap merepresentasikan figur yang memiliki dukungan kuat dari kader di tingkat bawah.
“Ada kebiasaan bahwa yang berada dalam formatur itu mencerminkan mereka mendapatkan dukungan dari para pengurus. Namun demikian, kami tidak ingin mendahului proses yang ada,” ujar Ahmad Palo usai Muscab.
Ia menjelaskan, tim formatur memiliki tugas strategis menyusun struktur kepengurusan baru hasil Muscab, mulai dari tingkat DPC hingga PAC, yang akan menjadi fondasi jalannya organisasi ke depan.
Dalam rapat paripurna sebelumnya, tim formatur diberi waktu satu minggu untuk merampungkan susunan kepengurusan. Namun, mengingat kompleksitas penyusunan, DPW PPP Sumatera Selatan mengajukan tambahan waktu kepada DPP.
“Setelah berkoordinasi dengan Wasekjen DPP PPP, kami mendapat kelonggaran waktu hingga akhir bulan. Ini penting agar hasilnya lebih maksimal dan solid,” jelasnya.
Tambahan waktu tersebut diharapkan dimanfaatkan secara optimal oleh tim formatur untuk menyeleksi kader secara cermat, dengan mempertimbangkan kapasitas, integritas, dan loyalitas dalam mengisi posisi strategis partai.
Sementara itu, Evi Susanty menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menyusun kepengurusan yang solid dan mampu membawa PPP Prabumulih lebih maju.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Tugas kami adalah membangun kepengurusan yang kuat dan menyatukan seluruh kader PPP di Kota Prabumulih,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsolidasi internal pasca-Muscab. Menurutnya, seluruh perbedaan yang muncul selama proses harus segera diakhiri demi kepentingan bersama.
“Muscab sudah selesai, saatnya bersatu. Kita harus menyamakan visi dan misi untuk mencapai target besar PPP ke depan, termasuk kembali meraih posisi pimpinan di DPRD seperti sebelumnya,” tegasnya.
Muscab ke-VI ini tidak hanya menjadi ajang pemilihan kepengurusan, tetapi juga momentum evaluasi kinerja serta perumusan strategi politik ke depan. Di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif, PPP dituntut adaptif dan mampu menghadirkan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Para kader diharapkan memperkuat basis dukungan di akar rumput, meningkatkan komunikasi politik, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan guna mendongkrak elektabilitas partai menjelang kontestasi mendatang.
Dengan terbentuknya tim formatur dan tambahan waktu penyusunan kepengurusan, optimisme kebangkitan PPP di Kota Prabumulih kian menguat. Hasil Muscab ini diharapkan membawa energi baru bagi partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
*Jun M
