• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    21 Kedai Kamtibmas Diluncurkan, Polda Sumsel Gandeng Komunitas Ojol

    05 Mei 2026, Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-05T14:29:08Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | Palembang — Polda Sumatera Selatan terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui inovasi berbasis komunitas. Hal ini ditandai dengan peresmian Kedai ADO Presisi Polrestabes Palembang, Selasa (5/5/2026).


    Peresmian dilakukan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan, Sandi Nugroho, di Jalan KH Wahid Hasyim I Nomor 367, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Seberang Ulu I. Momentum tersebut sekaligus menandai beroperasinya 21 Kedai Kamtibmas di 17 Polres dan Polrestabes jajaran Polda Sumsel.


    Kegiatan ini turut dihadiri Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, unsur TNI, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta jajaran pejabat utama Polda Sumatera Selatan. Sementara itu, seluruh Polres jajaran mengikuti kegiatan secara daring.


    Kedai ADO Presisi mengusung konsep “Ngopi Presisi, Raso Palembang” yang tak sekadar menjadi tempat berkumpul, tetapi juga ruang interaksi antara polisi dan masyarakat. Berbagai fasilitas disediakan, mulai dari ruang komunitas, bengkel motor, tempat pencucian kendaraan, layanan kepolisian, musala, hingga ruang dialog terbuka.


    Kapolda Sumsel meninjau langsung fasilitas yang ada sebelum meresmikan kedai melalui prosesi pengguntingan pita. Dalam kesempatan itu, juga diserahkan bantuan sosial kepada komunitas driver ojek online sebagai bentuk kepedulian Polri.


    Program ini merupakan pengembangan dari inisiatif komunitas yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Ojol Palembang. Kini, konsep tersebut berkembang menjadi Kedai ADO Presisi dengan dukungan penuh kepolisian sebagai ruang komunikasi yang lebih representatif.


    Sebanyak 21 Kedai Kamtibmas yang telah beroperasi di berbagai wilayah mengusung identitas lokal masing-masing, menyesuaikan karakteristik sosial budaya masyarakat setempat.


    Program ini juga menjadi implementasi kebijakan Presisi yang dicanangkan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, dengan menekankan pendekatan community policing.


    Dari sisi keamanan, komunitas driver ojek online yang tergabung dalam jaringan Kedai Kamtibmas dinilai berperan sebagai mitra strategis dalam deteksi dini potensi gangguan kamtibmas. Sementara dari sisi sosial ekonomi, fasilitas yang tersedia memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


    Kapolda Sumsel menegaskan, keberadaan Kedai ADO Presisi merupakan langkah konkret memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.


    “Rekan-rekan driver ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga kamtibmas. Melalui Kedai Presisi ini, kita bangun komunikasi yang kuat untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Sumatera Selatan,” ujarnya.


    Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyebut kehadiran 21 Kedai Kamtibmas sebagai bentuk nyata implementasi Polri Presisi di tengah masyarakat.


    “Setiap kedai menjadi ruang dialog antara Polri dan masyarakat. Ini langkah konkret membangun kepercayaan publik yang berkelanjutan,” katanya.


    Polda Sumsel memastikan program Kedai Kamtibmas akan terus dikembangkan dan diperluas, sehingga manfaatnya semakin dirasakan, khususnya oleh komunitas ojek online dan pelaku usaha mikro.


    Kehadiran Kedai ADO Presisi pun menjadi simbol transformasi Polri yang semakin humanis, adaptif, dan hadir sebagai solusi di tengah dinamika masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama