POSMETRO.ID | LAHAT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat menggelar pelatihan bertajuk Pengenalan Kecerdasan Buatan dan Pengodean untuk Pendidikan (Introduction AI and Coding for Education), sebagai upaya menyesuaikan proses pembelajaran dengan perkembangan teknologi modern.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Cendrawasih, Senin (11/5/2026), diikuti sebanyak 100 peserta dari jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Lahat.
Acara pembukaan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Aldrin SE., M.AP, didampingi Plt Sekretaris Disdikbud Lahat Heriyanto S.Pd., M.Pd, Kabid Ketenagaan Jemi Darwis S.Pd., M.Pd, Kabid PAUD Idham Kholik, narasumber dari Semarang, serta seluruh peserta pelatihan.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Pelatihan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat kapasitas guru menghadapi era digital.
Kabid Ketenagaan Disdikbud Lahat, Jemi Darwis, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan berlangsung selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Mei 2026.
“Kegiatan ini diikuti 100 peserta dari tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Lahat. Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik menghadapi perkembangan teknologi,” ujarnya.
Menurut Jemi, perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat dan kecerdasan buatan (AI) maupun pengodean kini tidak lagi sekadar bidang ilmu tersendiri, tetapi sudah menjadi alat pendukung pembelajaran.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru tidak hanya memahami konsep dasar AI dan coding, tetapi juga mampu menerapkannya menjadi metode pembelajaran yang menarik, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi siswa,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan keterampilan dan keahlian tenaga pendidik menjadi kebutuhan penting agar para guru mampu beradaptasi dengan perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Lahat, Niel Aldrin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut serta partisipasi aktif para guru peserta pelatihan.
Menurutnya, integrasi teknologi dalam dunia pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Lahat dalam pengembangan sektor pendidikan.
“Dunia pendidikan sedang mengalami perubahan besar dan kita tidak dapat terlepas dari peran teknologi. Kecerdasan buatan dan pengodean memiliki potensi besar membantu guru menyajikan bahan ajar lebih inovatif, memudahkan penyusunan materi, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna bagi siswa,” ungkapnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat diterapkan di masing-masing sekolah dan menjadi langkah awal menuju kemajuan pendidikan di Kabupaten Lahat.
