POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Kesigapan tim pemadam kebakaran Pertamina EP (PEP) Prabumulih dan Limau Field kembali membantu masyarakat menghadapi kondisi darurat. Dalam dua hari berturut-turut, tim Site Emergency Response Team (SERT) diterjunkan untuk membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di permukiman warga di Kota Prabumulih dan Kabupaten Muara Enim.
Pada Senin (8/6/2026) siang, SERT PEP Prabumulih Field menerima laporan adanya kepulan asap hitam dari kawasan RT 5 RW 01 Kelurahan Patih Galung, Kota Prabumulih. Satu unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi.
Saat tiba, api diketahui telah membakar sejumlah rumah kontrakan milik warga. Bersama petugas Pemadam Kebakaran Kota Prabumulih, tim SERT melakukan pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Sehari sebelumnya, Minggu (7/6/2026), tim SERT PEP Limau Field juga membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di Desa Tebat Agung, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim.
Menerima laporan dari masyarakat, tim segera menerjunkan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta lima personel ke lokasi kejadian. Setelah berjibaku selama sekitar satu setengah jam, api berhasil dipadamkan dan situasi dapat dikendalikan.
Kepala Desa Tebat Agung, Riswandi, mengapresiasi respons cepat yang diberikan tim Pertamina.
“Seandainya tim damkar Limau Field tidak sigap melakukan pemadaman, dikhawatirkan kebakaran akan menyebar luas ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi,” ujarnya.
Manager HSSE Pertamina EP Prabumulih Field, Irwan Gasgoro, mengatakan keterlibatan tim pemadam kebakaran dalam membantu masyarakat merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar wilayah operasi.
“Peralatan emergency response memang disiapkan untuk mendukung keselamatan operasi produksi migas. Namun apabila terjadi kondisi darurat di sekitar wilayah operasi, kami berkomitmen untuk cepat melakukan penanganan dan membantu masyarakat,” kata Irwan.
Menurutnya, respons cepat terhadap kebakaran tidak hanya dapat meminimalkan kerugian masyarakat, tetapi juga mencegah potensi bahaya yang dapat berdampak pada aktivitas operasi migas.
Partisipasi Pertamina EP Prabumulih dan area operasi lainnya di bawah PHR Regional Sumatra Zona 4 dalam penanganan berbagai situasi kegawatdaruratan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hidup berdampingan dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
