POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Razia gabungan Polres Prabumulih bersama BNN Prabumulih menyasar dua lokasi yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, Sabtu (17/10/2026) malam. Hasilnya, tujuh orang, terdiri atas empat laki-laki dan tiga perempuan, diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam razia yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu, petugas juga menemukan sejumlah peralatan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika, mulai dari alat isap sabu hingga plastik klip dan pirek kaca.
Operasi gabungan tersebut melibatkan 81 personel dari Polres Prabumulih dan BNNK Prabumulih. Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto memimpin apel sebelum personel diterjunkan ke lokasi sasaran.
Dua lokasi yang disisir masing-masing berada di Jalan Mayor Iskandar, Lorong Masjid Al-Kushor, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, serta Jalan Bukit Selero, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur.
Di lokasi pertama, petugas menemukan lima perangkat alat isap sabu atau bong, lima plastik klip bening, dan tiga pirek kaca.
Sementara di lokasi kedua, petugas mengamankan lima bong, dua korek api, empat pipet plastik, serta satu skop yang diduga digunakan sebagai perlengkapan penyalahgunaan narkotika.
Seluruh barang tersebut diamankan untuk kepentingan penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.
Adapun tujuh orang yang turut diamankan selanjutnya dikoordinasikan dengan BNNK Prabumulih untuk menjalani asesmen dan menentukan tindak lanjut sesuai ketentuan. Namun, belum ada keterangan terperinci mengenai status hukum masing-masing orang maupun hasil pemeriksaan terhadap mereka.
Kapolres Prabumulih AKBP Gunarto menegaskan, razia gabungan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menekan penyalahgunaan narkotika sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, penanganan persoalan narkotika membutuhkan langkah pencegahan, pengawasan, serta sinergi antarlembaga agar upaya pemberantasan dan penanganan penyalahgunaan dapat berjalan secara optimal.
Kepala BNN Prabumulih Achmad Junaidi, S.Psi., juga memberikan arahan kepada personel agar mengutamakan kehati-hatian dan bertanggung jawab selama pelaksanaan operasi.
Rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 23.10 WIB setelah personel melaksanakan apel konsolidasi. Situasi selama kegiatan dilaporkan berlangsung aman dan kondusif.
Meski razia telah menyasar dua lokasi dan mengamankan sejumlah perlengkapan yang diduga terkait penyalahgunaan narkotika, hasil pemeriksaan terhadap tujuh orang tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan tindak lanjut penanganan sesuai fakta dan ketentuan hukum.
