• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Buntut Kecelakaan Maut, Polres Luwu Didemo Warga.

    04 Agustus 2022, Agustus 04, 2022 WIB Last Updated 2022-08-04T01:52:25Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO, LUWU - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemuda Luwu Raya Menggugat, mengelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Luwu, Rabu (03/08/2022). 


    Kedatangan massa ini tidak lain ingin mengajukan protes terhadap penegakan hukum atas peristiwa kecelakaan lalulintas (Lakalantas) PO. Borlindo yang menewaskan salah satu tokoh di Tanah Luwu bernama Akbar Lorosae 31 Juli 2022 silam.



    Koordinator aksi Anggi Arianto kepada Wartawan menyebutkan bahwa aksi yang digelar hari ini merupakan bentuk sikap protes terhadap upaya penegakan hukum di kabupaten Luwu. Pihaknya mendesak agar pemilik PO.Borlindo diberi tindakan tegas serta kepada keluarga korban diberi perhatian dan tali asih.




    "Hari ini Teman-teman mahasiswa dan masyarakat luwu turun kejalan menggelar sikap protes terhadap penegakan hukum di Tanah Luwu terkhusus kasus yang menimpa saudara kami Almarhum Akbar Lorosae. Dengan aksi ini kami berharap kepada Polres Luwu dapat seserius menuntaskan kasus ini. Selain itu pihak Bus Borlindo juga diminta untuk bertanggungjawab terhadap keluarga korban" ujarnya.



    Anggi mewanti-wanti jangan sampai aksi unjuk rasa berlanjut ke jilid-jilid berikutnya dan mengakibatkan kerugian kepada pihak Bus Borlindo. Kepada DPRD Luwu, Anggi juga berharap kiranya dapat mengawal proses hukum korban Akbar Lorosae sampai pihak Bus Borlindo bertanggungjawab dalam kecelakaan tersebut sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku.



    Kapolres Luwu melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) AKP Nawir menjelaskan, terkait kasus lakalantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Luwu pihaknya sudah melakukan proses hukum sesuai UU yang berlaku. Sopir Bus Borlindo sebagi tersangka sudah ditahan dan sedang dalam proses hukum.


    "Kita sudah melakukan proses hukum, penyidik sudah menetaokan sopir Bus Birlindo sebagai tersangka dan sudah diamankan di Mapolres Luwu," ujar AKP Nawir.



    Sekedar di ketahui, aksi ini bermula. Dikarenakan aparat penegak hukum (APH) dinilai tak bertanggungjawab dalam mengemban tugasnya. Hingga keluarga dan sahabat-sahabat korban menyatakan sikapnya lewat aksi demo. Dengan harapan agar Kapolres Luwu yang baru mampu mewujudkan harapan mereka untuk meminta Etikat Baik Dari Pihak Bus Borlindo yang telah menewaskan salah satu putra terbaik Tanah Luwu.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama