• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Reses di SDN 11 Lahat, Sri Marheni Dorong Perbaikan Sarana Belajar

    11 April 2026, April 11, 2026 WIB Last Updated 2026-04-11T05:28:27Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | LAHAT — Anggota DPRD Kabupaten Lahat dari Fraksi Partai Golkar, Sri Marheni Wulansih, memanfaatkan reses tahap II tahun sidang 2026 untuk menyerap langsung aspirasi di sektor pendidikan. Kunjungan tersebut berlangsung di SD Negeri 11 Lahat, Kecamatan Lahat.


    Dalam kegiatan itu, Sri Marheni meninjau kondisi sekolah sekaligus berdialog dengan pihak sekolah mengenai kebutuhan yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.


    “Kami ingin memastikan anak-anak belajar dalam kondisi yang nyaman dan layak. Karena itu, aspirasi dari sekolah akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujar Sri Marheni.


    Kepala SD Negeri 11 Lahat yang juga Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kabupaten Lahat, Chandra Arisandi, menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, salah satunya perbaikan fasilitas WC sekolah yang dinilai sudah tidak memadai.


    Ia berharap melalui reses tersebut, usulan yang disampaikan dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah.


    “Semoga apa yang kami sampaikan bisa menjadi perhatian dan direalisasikan,” kata Chandra.


    Sri Marheni menegaskan, kegiatan reses tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026.


    Menurut dia, sektor pendidikan menjadi salah satu prioritas yang perlu terus diperkuat, sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Lahat.


    Reporter : Dhoni

    Editor : Jun M


    “Pendidikan harus menjadi perhatian bersama. Fasilitas yang memadai akan mendukung proses belajar mengajar agar lebih optimal,” katanya.


    Melalui kunjungan tersebut, diharapkan berbagai kebutuhan sekolah dapat terpetakan secara langsung, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kondisi riil di lapangan.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama