• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Pemkab Banyuasin dan Bank Mandiri Perkuat Sinergi, Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Kesejahteraan ASN

    11 Februari 2026, Februari 11, 2026 WIB Last Updated 2026-02-11T15:31:47Z
    Masukkan scrip iklan disini

    Palembang,Posmetro.id – Pemerintah Kabupaten Banyuasin bersama Bank Mandiri Area Palembang menggelar Sosialisasi Jasa Layanan Perbankan di Aula Lantai 12 Kantor Bank Mandiri, sebagai langkah konkret memperkuat sinergi dan mendukung pemberdayaan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku UMKM dan ASN di lingkungan Pemkab Banyuasin.

    Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H. dan Area Head Bank Mandiri, Stefan Anggana Putra pada 5 Mei 2025 lalu, yang mencakup pemanfaatan produk dan jasa perbankan serta pemberdayaan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).


    Mewakili Bupati Banyuasin, Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian, S.P., menyampaikan apresiasi atas komitmen Bank Mandiri dalam mendukung pembangunan daerah.

    “Kerja sama tersebut mencakup pemanfaatan produk dan jasa perbankan, serta pemberdayaan ekonomi desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kabupaten Banyuasin bersama Bank Mandiri. Bank Mandiri juga telah berkontribusi aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp1,1 triliun kepada pelaku UMKM di Banyuasin. Penyaluran tersebut sejalan dengan program Banyuasin Bangkit, Adil, dan Sejahtera yang berkelanjutan,” ujarnya.

    Menurutnya, di tengah situasi ekonomi yang mengalami penyesuaian anggaran oleh Pemerintah Pusat, kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor perbankan menjadi langkah strategis dalam menghadirkan solusi pembiayaan, menjaga stabilitas, serta memastikan pertumbuhan ekonomi masyarakat tetap terjaga.

    Sosialisasi yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Banyuasin Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU, ASEAN Eng ini juga bertujuan memberikan pemahaman kepada ASN terkait berbagai layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas dan aktivitas di lapangan, termasuk akses pembiayaan, investasi, dan perencanaan keuangan.

    Sementara itu, Vice President Area Palembang Bank Mandiri, Stefan Anggana Putra, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus memperluas dukungan bagi Kabupaten Banyuasin pada tahun 2026.

    “Sebagai bentuk peran aktif dalam pembangunan daerah, Bank Mandiri juga melakukan pemetaan kebutuhan finansial ASN di Banyuasin melalui survei terhadap 1.400 responden. Hasilnya menunjukkan bahwa 36 persen responden belum memiliki rumah dan 26 persen belum memiliki kendaraan. Sebanyak 60 persen responden menyatakan keinginan memiliki rumah, 69 persen ingin memiliki kendaraan, serta 40 persen mengharapkan penjelasan lebih lanjut terkait investasi,” jelasnya.

    Ia menambahkan, pembangunan daerah yang kuat sangat ditopang oleh kesejahteraan pegawainya. Karena itu, akses pembiayaan jangka pendek maupun jangka panjang menjadi salah satu fokus dukungan perbankan. Saat ini, terdapat empat jaringan Bank Mandiri yang siap melayani masyarakat di Kabupaten Banyuasin.

    Stefan juga menyampaikan ucapan selamat atas berbagai capaian prestasi dan penghargaan yang diraih Kabupaten Banyuasin, seraya berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat untuk mendukung program-program pembangunan daerah.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPSDM Banyuasin Ir. H. Izro Maita, M.Si., Kepala Bappeda Dr. dr. Hj. Rini Pratiwi, M.Kes., FISQua, Kadisdikbud Banyuasin Yosi Zartini, M.M., Plt. Sekdis Kominfo-SP Gusti, S.Kom., para camat, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Banyuasin.

    Melalui kolaborasi yang berkelanjutan ini, diharapkan pemanfaatan layanan perbankan dapat berjalan optimal dan tepat sasaran, sehingga memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuasin.

    Editor :( RD) 

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama