POSMETRO.ID | PRABUMULIH — Aroma persaingan langsung terasa sejak awal pembukaan Kejuaraan ORADO Kota Prabumulih, Minggu (15/2/2026). Ratusan pasang mata tertuju ke arena, menyaksikan para pecinta domino siap adu strategi, konsentrasi, dan mental baja.
Kejuaraan ini secara resmi dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemkot Prabumulih, Drs. Amilton, yang menegaskan bahwa olahraga bukan sekadar soal menang dan kalah.
“Sportivitas harus menjadi harga mati. Kalah dan menang itu biasa, tapi persaudaraan dan kebersamaan harus tetap terjaga,” tegasnya dalam sambutan pembukaan.
Domino yang tergabung dalam ORADO kini bukan lagi sekadar permainan santai. Di tangan para atletnya, olahraga ini menjelma menjadi ajang adu kecerdikan, membaca pola lawan, hingga menguji ketenangan dalam tekanan.
Puluhan peserta dari berbagai kelurahan dan komunitas tampak serius sejak babak awal. Setiap lemparan kartu menjadi penentu langkah berikutnya. Kesalahan kecil bisa berujung kekalahan, sementara kecermatan bisa membawa kemenangan dramatis.
Atmosfer pertandingan berlangsung kompetitif namun tetap hangat. Tepuk tangan dan sorak dukungan mengiringi setiap momen krusial.
Panitia berharap kejuaraan ini menjadi ajang pembinaan atlet domino Prabumulih agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi, termasuk Kejurprov hingga Kejurnas mendatang.
Lebih dari sekadar kompetisi, ORADO menjadi ruang silaturahmi dan konsolidasi komunitas domino di Prabumulih. Semangat kebersamaan terasa kuat, mencerminkan bahwa olahraga ini terus berkembang dan mendapat tempat di hati masyarakat.
Dengan digelarnya kejuaraan ini, Prabumulih kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung seluruh cabang olahraga, termasuk olahraga strategi seperti domino yang kini semakin diminati lintas generasi.
