POSMETRO.ID | DAIRI – Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, jasad seorang bocah berinisial FIS (10) yang sebelumnya dilaporkan hanyut di Sungai Lae Simbelin akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (11/3/2026).
Korban ditemukan di aliran Sungai Lae Simbelin tepatnya di wilayah Desa Uruk Mbelin, Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi.
Ps Kapolsek Parongil, Iptu JP Karo Sekali, mengatakan korban sebelumnya dilaporkan hanyut terbawa arus sungai pada Minggu (8/3/2026). Sejak saat itu tim gabungan bersama masyarakat melakukan pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.
“Jenazah korban ditemukan di perairan Sungai Lae Simbelin tepatnya di Desa Uruk Mbelin, Kecamatan Silima Pungga-Pungga,” ujar Kapolsek.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai membusuk. Petugas kemudian mengevakuasi jenazah dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di Desa Bakal Gajah, Kecamatan Silima Pungga-Pungga.
Berdasarkan kesepakatan pihak keluarga, jenazah korban tidak dilakukan autopsi karena diyakini tidak terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah sehingga jenazah langsung disemayamkan dan dimakamkan pada hari yang sama,” jelasnya.
Kapolsek juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pencarian korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Basarnas, BPBD, serta masyarakat yang telah membantu proses pencarian hingga korban akhirnya ditemukan,” pungkasnya.
