• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Pemda Konawe Dinilai Abaikan Kebutuhan Dokter hingga 2027

    15 Juni 2026, Juni 15, 2026 WIB Last Updated 2026-06-15T03:25:16Z
    Masukkan scrip iklan disini

     


    *Nyawa Warga Routa Dipertaruhkan*


    POSMETRO.ID | LUWU TIMUR– Akses pelayanan kesehatan yang terbatas kembali menjadi persoalan serius bagi warga Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Seorang ibu hamil, Ny. Hapsah (39), harus menempuh perjalanan darat dan menyeberangi Danau Towuti pada malam hari demi mendapatkan pelayanan persalinan yang memadai di Rumah Sakit Primaya PT Vale Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.


    Ny. Hapsah dirujuk dari Puskesmas Routa pada pukul 18.30 WITA. Dalam kondisi yang membutuhkan penanganan medis segera, ia harus melalui perjalanan darat sebelum melanjutkan perjalanan dengan speedboat menyeberangi Danau Towuti selama kurang lebih satu jam.


    Setelah tiba di seberang danau, perjalanan kembali dilanjutkan melalui jalur darat selama sekitar 20 menit hingga akhirnya tiba di RS Primaya PT Vale Sorowako pada pukul 21.00 WITA. Setelah menjalani observasi ketat oleh tim medis, tindakan operasi sesar berhasil dilakukan pada pukul 03.00 WITA dini hari. Ibu dan bayi dilaporkan dalam kondisi sehat.


    Perwakilan keluarga pasien, Anadalo Polihe, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses penanganan medis tersebut.


    "Kami atas nama keluarga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas pelayanan luar biasa dari tim dokter dan medis PT. Vale. Terima kasih juga kepada rekan-rekan DPRD Luwu Timur, Bapak Alamsyah, ST (Partai Demokrat), Bapak Erik Ekstrada (PDI-P), serta Bapak Awaluddin dari LSM Persatuan Pekebun dalam Kawasan Hutan," ujar Anadalo Polihe.


    Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Routa yang membutuhkan pelayanan kesehatan.


    "Terima kasih kepada Abangda DR. H. Irwan Bachri Syam (Bupati Luwu Timur) yang telah menjadi tetangga baik bagi kami warga Kecamatan Routa. Dukungan Pemda Luwu Timur dalam aspek kesehatan sangat dirasakan oleh masyarakat kami," tambahnya.


    Soroti Minimnya Layanan Kesehatan di Routa


    Meski proses persalinan berakhir dengan selamat, Anadalo menilai peristiwa serupa bukanlah kejadian pertama yang dialami masyarakat Kecamatan Routa. Menurutnya, keterbatasan fasilitas kesehatan dan ketiadaan tenaga dokter masih menjadi persoalan mendasar yang dihadapi warga.


    Ia mengungkapkan bahwa sejumlah warga bahkan dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan sebelum sempat memperoleh penanganan medis di rumah sakit rujukan.


    Kondisi tersebut, menurutnya, sangat ironis mengingat Kecamatan Routa merupakan salah satu wilayah penghasil sumber daya tambang terbesar di Sulawesi Tenggara, namun belum didukung fasilitas kesehatan yang memadai.


    Kekecewaan masyarakat semakin bertambah setelah usulan pengadaan tenaga dokter dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) awal tahun 2026 disebut baru akan diusulkan pada tahun 2027.


    "Ini persoalan kemanusiaan, kenapa harus ditunda-tunda? Mengatakan dokter baru ada tahun 2027 sama saja dengan meminta masyarakat untuk tidak boleh sakit sebelum tahun 2027. Apakah Pemda Konawe masih punya nurani kemanusiaan atau sudah terkubur oleh kepentingan bisnis belaka?" kritik Anadalo.


    Harapan kepada Bupati Konawe


    Di tengah kritik yang disampaikan, masyarakat Routa mengaku masih menaruh harapan kepada Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati Konawe, Yusran Akbar, agar memberikan perhatian lebih terhadap sektor kesehatan di wilayah tersebut.


    "Kami berharap Bapak Bupati Yusran Akbar membuka mata hatinya untuk mengutamakan aspek kesehatan di Kecamatan Routa. Hadirkanlah fasilitas kesehatan yang efektif dan berguna. Pak Bupati, kami tahu Bapak sangat sibuk, dan kami tahu Bapak tidak akan tega melihat rakyatmu menderita di tengah kemegahan daerah tambang ini—seperti tikus yang mati di dalam lumbung padi. Sehat selalu Pak Bupati, sehat selalu orang baik. Semoga Allah SWT membuka mata hati para pemimpin di Konawe," tutup Anadalo Polihe.


    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama