POSMETRO.ID | PRABUMULIH – Insiden tragis mengguncang Ohio, Amerika Serikat. Seorang balita berusia 2 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terjepit kursi otomatis pada mobil Hyundai Palisade 2026 yang tiba-tiba bergerak tanpa peringatan.
Peristiwa memilukan ini langsung memicu perhatian luas, terutama terkait keamanan fitur otomatis pada kendaraan modern. Dugaan sementara menyebutkan sistem kursi elektrik bekerja secara mendadak hingga menyebabkan korban mengalami sesak napas fatal.
Menanggapi kejadian tersebut, Hyundai bergerak cepat dengan menghentikan sementara penjualan model tersebut di kawasan Amerika Utara. Tak hanya itu, produsen otomotif asal Korea Selatan itu juga menarik lebih dari 69 ribu unit kendaraan untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh.
Langkah ini diambil sebagai bentuk mitigasi risiko sekaligus memastikan tidak ada potensi cacat sistem yang dapat membahayakan pengguna.
Dampak insiden ini bahkan meluas hingga ke Kazakhstan, di mana pengujian terhadap sistem kursi otomatis serupa mulai dilakukan guna memastikan standar keselamatan tetap terpenuhi.
Pengamat otomotif Kota Prabumulih Indra Wijaya kepada POSMETRO.ID mengingatkan, kasus ini menjadi peringatan keras bahwa inovasi teknologi pada kendaraan harus diimbangi dengan sistem keamanan berlapis, terutama untuk melindungi penumpang paling rentan seperti anak-anak.
