• Jelajahi

    Copyright © POSMETRO.ID
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Kriminal

    Usai Dilantik, Ini Pesan Tegas Wali Kota ke GOW Prabumulih

    23 April 2026, April 23, 2026 WIB Last Updated 2026-04-23T05:15:06Z
    Masukkan scrip iklan disini


    POSMETRO.ID | PRABUMULIH — Pelantikan pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Prabumulih periode 2025–2030 di Hall Siang Malam, Rabu (22/4/2026), tidak berhenti pada seremoni. Di momen itu, Wali Kota Prabumulih H. Arlan menyampaikan pesan yang lebih dalam—bahkan bisa dibilang sebagai “garis komando” bagi arah gerak organisasi perempuan ke depan.


    Di hadapan para pengurus yang baru dilantik, Arlan menegaskan bahwa GOW tidak boleh hanya menjadi organisasi simbolik yang hadir saat acara-acara formal. Ia menginginkan peran yang nyata, terukur, dan langsung menyentuh masyarakat.


    “Perempuan hari ini harus menjadi motor perubahan. Bukan sekadar pelengkap dalam pembangunan,” tegasnya.


    Pernyataan itu bukan tanpa konteks. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai persoalan sosial yang bersentuhan langsung dengan perempuan dan keluarga masih menjadi tantangan serius. Mulai dari ketahanan ekonomi rumah tangga, pola asuh anak di era digital, hingga meningkatnya kasus kekerasan dalam rumah tangga.


    Menurut Arlan, di sinilah posisi strategis GOW diuji.


    Ia meminta agar organisasi yang menaungi berbagai elemen perempuan itu mampu menjadi ujung tombak dalam memperkuat ketahanan keluarga—sebagai fondasi utama pembangunan daerah.


    “Kalau keluarga kuat, maka masyarakat juga kuat. Dan di dalam keluarga, perempuan memegang peran kunci,” ujarnya.


    Lebih jauh, Arlan juga menyinggung pentingnya peran perempuan dalam mendukung program-program pemerintah. Ia berharap GOW tidak berjalan sendiri, tetapi mampu bersinergi dengan kebijakan yang ada, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.


    Dalam konteks ekonomi, perempuan dinilai memiliki potensi besar sebagai penggerak sektor mikro. Banyak usaha kecil berbasis rumah tangga yang bergantung pada peran perempuan, mulai dari kuliner hingga kerajinan. Jika dikelola dengan baik, sektor ini bisa menjadi penopang ekonomi lokal.


    Namun di sisi lain, tantangan juga datang dari perubahan zaman. Arlan mengingatkan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan informasi, terutama dalam mendampingi generasi muda.


    “Perempuan juga harus hadir dalam mengawal anak-anak kita di era digital. Jangan sampai kita tertinggal,” pesannya.


    Ketua GOW yang baru dilantik, Nuning Mulya Franky, kini memikul tanggung jawab untuk menerjemahkan pesan tersebut menjadi program konkret. Lima tahun ke depan akan menjadi ujian, apakah GOW mampu benar-benar hadir sebagai kekuatan sosial, atau justru kembali terjebak dalam rutinitas seremonial.


    Pelantikan itu pun menjadi titik awal. Bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi momentum untuk menata ulang peran perempuan dalam pembangunan Kota Prabumulih.


    Sebab seperti yang ditegaskan Wali Kota, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh sejauh mana perempuan diberi ruang—dan mampu mengambil peran—dalam kehidupan masyarakat.

    Komentar

    Tampilkan

    Berita Utama